Bella Sungkawa

Kuantitatif Dan Kualitatif Penelitian Skripsi Pgsd

Penelitian skripsi menjadi salah satu tugas terpenting bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dalam menyelesaikan penelitian skripsi, terdapat dua jenis pendekatan yang umum digunakan, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Meskipun sering kali dianggap sebagai dua hal yang berbeda, namun setiap jenis penelitian ini memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita mengenal BAB (Before After Bridge), sebuah framework copywriting yang digunakan untuk menggoda dan menarik perhatian pembaca blog. Framework ini didesain untuk memulai tulisan dengan kuat, memberikan kontras, dan membangun ketegangan sebelum akhirnya memperkenalkan pemecahan masalah atau argumen yang akan disajikan.

Sebuah penelitian skripsi dalam program PGSD tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan gelar sarjana saja, tetapi juga sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan. Terdapat stigma bahwa penelitian kuantitatif lebih kuat secara ilmiah dibandingkan dengan penelitian kualitatif. Namun sejatinya, kekuatan utama dari masing-masing pendekatan ini berkaitan dengan fokusnya pada pengumpulan data dan analisis.

Pada penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data dilakukan melalui angka-angka dan statistik yang terukur secara objektif untuk menghasilkan generalisasi atau kesimpulan umum. Keunggulan dari pendekatan ini adalah dapat memberikan gambaran secara menyeluruh tentang tema yang diteliti dengan menggunakan teknik-teknik analisis yang kompleks. Dengan demikian, penelitian kuantitatif memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menganalisis hubungan sebab-akibat secara mendalam.

Di sisi lain, penelitian kualitatif menitikberatkan pada pemahaman mendalam dan detail tentang fenomena yang diteliti. Metode pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis isi. Pendekatan ini sangat relevan untuk mengungkapkan informasi yang sulit diukur secara kuantitatif seperti sikap, persepsi, dan makna dalam konteks sosial.

Namun demikian, keragaman dalam pendekatan ini tidak boleh mengesampingkan peran penting dari BAB (Before After Bridge) dalam menjalin ikatan dengan pembaca blog. Tujuan BAB adalah untuk membawa perubahan paradigma bagi pembaca melalui pengenalan awal yang menarik serta membangun rasa ingin tahu sebelum memasuki argumen inti tulisan.

Dalam konteks penelitian skripsi di program PGSD, pilihan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif bukanlah sebuah pertentangan melainkan sebuah strategi pilihan yang disesuaikan dengan tujuan dan karakteristik penelitian tersebut. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, semakin berkembang pula pemahaman bahwa kedua pendekatan ini saling melengkapi satu sama lain dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan dunia pendidikan.

Dengan begitu, peneliti di bidang PGSD harus memahami bahwa pemilihan pendekatan penelitian ini harus didasarkan pada pertimb

Kuantitatif dan Kualitatif: Penelitian Skripsi PGSD

Penelitian merupakan langkah penting dalam menyelesaikan skripsi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Dalam melakukan penelitian, terdapat dua pendekatan utama yang sering digunakan, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi perbedaan antara kedua pendekatan tersebut dan bagaimana penerapannya dalam penelitian skripsi PGSD.

Pertama-tama, mari kita lihat pendekatan kuantitatif. Pendekatan ini mengacu pada pengumpulan data dalam bentuk angka dan statistik yang kemudian dianalisis secara objektif. Metode ini cenderung menggunakan kuisioner atau instrumen standar untuk mengumpulkan data dari responden dalam jumlah besar. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik seperti regresi atau uji t.

Dalam penelitian skripsi PGSD, pendekatan kuantitatif dapat digunakan untuk mengukur tingkat pencapaian siswa dalam suatu subjek tertentu. Misalnya, seorang mahasiswa PGSD dapat menggunakan tes standar yang telah ada untuk mengumpulkan data mengenai pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran matematika atau bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar.

Keuntungan dari pendekatan kuantitatif adalah bahwa hasilnya dapat dengan mudah diukur secara numerik dan memberikan gambaran umum tentang sejauh mana tujuan penelitian tercapai. Penggunaan analisis statistik juga memungkinkan mahasiswa PGSD untuk menguji hipotesis dan menyimpulkan secara objektif. Namun, pendekatan ini memiliki keterbatasan, seperti kurangnya ruang untuk menjelaskan konteks yang lebih dalam dari fenomena yang diteliti.

Di sisi lain, pendekatan kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam tentang pengalaman, persepsi, dan interpretasi peserta penelitian. Dalam pendekatan ini, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, atau analisis isi untuk mengumpulkan data yang lebih kaya tentang subjek penelitian.

Dalam konteks skripsi PGSD, pendekatan kualitatif dapat digunakan untuk memahami perspektif siswa atau guru dalam proses pembelajaran. Misalnya, seorang mahasiswa PGSD dapat melakukan wawancara dengan beberapa siswa sekolah dasar untuk memahami bagaimana mereka merasa tentang strategi pengajaran yang digunakan oleh guru mereka.

Keuntungan dari pendekatan kualitatif adalah bahwa ia memberikan sudut pandang yang lebih terperinci dan kompleks terhadap fenomena yang diteliti. Hal ini memungkinkan peneliti untuk menemukan faktor-faktor kontekstual yang mungkin mempengaruhi hasil penelitian. Namun demikian, karena metode ini melibatkan jumlah sampel yang lebih kecil dan interpretasi subjektif oleh peneliti sendiri, hasilnya mungkin tidak cukup generalisasikan secara luas.

Sebagai mahasiswa PGSD dalam menulis skripsi dengan topik “Kuantitatif Dan Kualitatif Penelitian Skripsi PGSD”, penting untuk mempertimbangkan kedua pendekatan ini. Mahasiswa PGSD perlu menentukan pendekatan yang paling sesuai dengan pertanyaan penelitian mereka dan tujuan dari skripsi mereka. Dalam beberapa kasus, mungkin juga memungkinkan untuk menggabungkan kedua pendekatan ini secara simultan dalam satu penelitian.

Dalam kesimpulan, baik pendekatan kuantitatif maupun kualitatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penting bagi mahasiswa PGSD untuk memahami perbedaan dan karakteristik dari kedua pendekatan tersebut agar dapat melakukan penelitian skripsi dengan cara yang efektif dan relevan sesuai dengan topik yang dipilih.

Leave a Comment